Pembangunan sekitar 2.700 kilometer jalan tol. Angka tersebut tercantum dalam laporan Kementerian PUPR mengenai capaian sepuluh tahun pemerintahan Jokowi. Infrastruktur ini menjadi fondasi untuk memperkuat konektivitas dan memperlancar distribusi barang.
Bendungan dan irigasi. Ditjen Sumber Daya Air mencatat penyelesaian 53 bendungan pada periode 2015-2024, yang mendukung penyediaan air dan irigasi pertanian.
Infrastruktur lainnya. Laporan akhir pemerintahannya juga mencakup pembangunan jalan desa, jembatan, jalan nasional, pelabuhan, bandara, dan jaringan irigasi.
Bagi saya, berbagai pencapaian tersebut patut dihargai. Pelaksanaannya tentu melibatkan kementerian, BUMN, pemerintah daerah, dunia usaha, pekerja, dan masyarakat. Kepemimpinan nasional berperan dalam menentukan arah serta mendorong pelaksanaannya.
Keempat, menilai pemimpin secara adil. Saya tidak menganggap Jokowi tanpa kekurangan. Namun, penilaian terhadap seorang pemimpin harus mencakup keberhasilan, kekurangan, biaya, dan manfaat kebijakannya bagi masyarakat. Kritik diperlukan, tetapi kontribusi yang telah diberikan juga perlu diakui.
