“Masyarakat sangat antusias dan mengapresiasi program ini. Mereka merasa senang karena program dari Presiden Prabowo sudah dirasakan hingga tingkat bawah,” ungkapnya.
Meski demikian, terdapat beberapa masukan terkait waktu pendistribusian makanan bergizi yang diharapkan dapat disesuaikan dengan jadwal pelayanan posyandu.
Menanggapi hal tersebut, Aliando menjelaskan bahwa mekanisme distribusi akan terus disempurnakan melalui koordinasi antara kader posyandu dan pihak SPPG.
“Kami sudah menjelaskan teknisnya. Ke depan, distribusi akan dikonfirmasi terlebih dahulu antara kader posyandu dan SPPG agar lebih efektif,” jelasnya.
Selain melakukan pemantauan, tim juga turut mencicipi makanan yang disediakan guna memastikan kualitas dan kelayakan konsumsi bagi penerima manfaat.
“Sejauh ini belum ada keluhan terkait kualitas makanan, karena kandungan gizinya juga sudah sesuai standar,” tambahnya.
Ia berharap ke depan pelayanan terhadap kelompok 3B dapat terus ditingkatkan, terutama dalam memastikan intervensi gizi tepat sasaran dan berkelanjutan.
