Ia menjelaskan, sejak awal pengerjaan proyek, jumlah pekerja yang dilibatkan sebanyak 35 orang. Jumlah tersebut kemudian meningkat menjadi 42 orang dan akan kembali ditambah, termasuk mendatangkan tenaga kerja dari Pulau Jawa.
“Dari awal kerja itu ada 35 orang. Hingga saat ini sudah 42 orang. Dan ini tambah lagi. Kita tambah juga dari pekerja dari Jawa. Kalau pekerja lokal ada 30 orang,” ungkap Alfian.
