Erlan menegaskan, dengan melantik pengurus yang baru, PMKRI sebagai organisasi pengkaderan dan pergerakan akan terus menegaskan eksistensinya di tengah masyarakat dan berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan baik informal maupun formal untuk mengasah kapasitas intelektual dan daya kritis agar siap memerangi persoalan-persoalan sosial yang terjadi di tengah masyarakat.
Sementara itu, Yustinus Sani dalam sambutannya mewakili senior alumni mengatakan, PMKRI bukan hanya milik orang-orang PMKRI saja tetapi milik generasi penerus bangsa.
Untuk itu, ia meminta kepada semua anggota PMKRI untuk terus merawat organisasi seperti merawat diri sendiri dengan terus menjadi garam dan terang bagi masyarakat.
“Jadikan ini sebagai wadah dialogis dengan berbagai inovasi dari setiap pengurus sesuai dengan bidangnya masing-masing,” ujarnya.
Yustinus Sani menambahkan, eksistensi PMKRI sebagai organisasi pengkaderan dan perjuangan sudah tak perlu diragukan lagi. Untuk itu, bangun kekuatan secara internal sebagai bekal dalam memperjuangkan keadilan untuk menjaga ekspetasi masyarakat.
