Menurut Ajhar, pergantian antar waktu pada pimpinan cabang tersebut karena berdasarkan kebutuhan organisasi melalui beberapa instrumen kajian serta penilaian yang telah dilakukan beberapa bulan sebelumnya.
“Kita sudah lakukan kajian atau pendirian sebelumnya, dan sudah melalui rapat di tingkat pimpinan wilayah. Dengan dasar itu baru kita usulkan ke pimpinan pusat untuk di SKkan bagi cabang dianggap memenuhi syarat karakter,” ungkapnya.
Ia mejelaskan, sebelumnya cabang tersebut sudah diingatkan untuk segera melakukan konferensi serta kaderisasi, namun dengan berbagai alasan berdasarkan kondisi di daerah masing-masing sehingga jangka waktu yang ditetapkan melampui batas maksimal.
“Sehingga kita harus lakukan langkah-langkap alternatif demi kepentingan kemajuan organisasi di seluruh cabang. Harapannya kedepan cabang-cabang yang di maksud bisa menjalani roda organisasi sesuai dengan harapan yang dilandasi dengan PD PRT organisasi,” ungkapnya.
Ajhar berharap, pimpinan cabang dapat menjalani roda organisasi dengan langkah yang benar demi kepentingan Organisasi GP Ansor di seluruh daerah. Para pimpinan cabang harus bisa bersentuhan dengan seluruh elemen seperti kaum muda, remaja masjid dan seluruh kader muda muslim di daerah.
Sementara itu, Sekretaris PW GP Ansor NTT Ichsan Arman Pua Upa, S, KM mengatakan langkah organisasi GP Ansor yang menyerahkan SK karateker dilakukan sebagai upaya untuk mrmerbaiki sistim struktural ditingkat Cabang.
