Komnas HAM Sebut NTT Darurat Human Trafficking, Gabriel Goa: Pemda Tak Punya Sense of Emergency

Reporter: Tommy M. Nulangi |  Editor: Redaksi
1000781262

“Pasca memperoleh kekuasaan eksekutif dan legislatif mereka tidak peduli nasib rakyat kecil,” kata Gabriel melalui rilis yang diterima media ini, Rabu 3 Juli 2024.

Menurutnya, kedepan pasca berakhirnya masa jabatan Penjabat Gubernur NTT Ayodhia Kalake sangat urgen untuk mendesak Gubernur NTT terpilih 2024-2029 perlu mengangkat staf khusus Gubernur NTT Bidang Pencegahan Human Trafficking dan Migrasi Aman dengan memberikan sejumlah tugas khusus.

Pertama, melakukan kolaborasi pentahelix atasi human trafficking melalui program GEMA HATI MIA (Gerakan Masyarakat Anti Human Trafficking dan Migrasi Aman NTT) mulai dari Desa-Desa se NTT.

Kedua, mengawal khusus terbentuknya Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Migrasi Aman NTT di pemerintah provinsi dan 22 kabupaten/kota se-NTT.

Ketiga, mengawal dan melobi khusus peningkatan BLK Profesional dan terbentuknya layanan terpadu satu atap pekerja migran Indonesia di kabupaten kantong migrasi ilegal rentan human trafficking.

Keempat, mengawal khusus penegakan hukum TPPO oleh aparat penegak hukum berkolaborasi dengan lembaga negara terkait untuk tidak hanya menghukum pelaku (perekrut lapangan) tetapi membongkar dan membuat efek jera aktor intelektual TPPO beserta jaringan mafianya.

Exit mobile version