Mengakhiri dukungannya terhadap rencana Pergub jam belajar di NTT, Gusti juga memberikan dua tips sederhana mendekati buku sebagai bahan bacaan yang berguna. “Orang bisa saja menilai bahwa kegiatan membaca buku hanya membuang waktu. Padahal ada dua cara baik. Pertama, membaca buku untuk mencari jawaban atas masalah. Misalnya membaca buku Etika Politik karya Pater Otto Gusti Madung untuk memotret tingkah-laku politisi lokal kita. Kedua, membaca untuk mengisi waktu. Adalah lebih baik menghabiskan waktu kosong dengan membaca novel karya Felix Nesi atau Maria Matildis Banda daripada duduk cari kutu sambal gosip nama tetangga,” tandas Gusti disertai tawanya yang khas.
Gusti Tetiro Dukung Rencana Pergub Jam Belajar di NTT: Dekati Kaum Muda dengan Buku
×
Gusti Tetiro Dukung Rencana Pergub Jam Belajar di NTT: Dekati Kaum Muda dengan Buku
Sebarkan artikel ini
