Oleh Yakobus Jhordin Smith Sawa Mahasiswa Program Studi Pendidikan Musik Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA), Kupang, Bintang Radio Ende 2022, Bintang Radio Kupang 2025
OPINI, RAKYATFLORES.COM-Indonesia tidak kekurangan lagu daerah. Indonesia justru kekurangan ruang yang mampu menjadikan lagu-lagu daerah sebagai bagian dari kehidupan masyarakat sekaligus kekuatan industri budaya nasional. Di tengah derasnya arus digitalisasi dan budaya global, pelestarian budaya tidak lagi cukup dilakukan melalui dokumentasi atau arsip. Warisan budaya hanya akan tetap hidup apabila terus dipelajari, dipraktikkan, dipertunjukkan, diinterpretasikan ulang, dan diwariskan kepada generasi berikutnya melalui ruang-ruang pendidikan dan kehidupan masyarakat.
Gagasan itulah yang terasa begitu nyata dalam rangkaian Kuliah Kerja Belajar Musik (KKBM) 2026 yang diselenggarakan Program Studi Pendidikan Musik Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) Kupang di Kabupaten Ende. Selama 18-29 Juli 2026, ratusan mahasiswa hadir bukan sekadar untuk memenuhi kewajiban akademik, melainkan untuk belajar bersama masyarakat, mengabdi melalui musik, sekaligus membangun jejaring kolaborasi yang mempertemukan perguruan tinggi, pemerintah daerah, sekolah, komunitas seni, dan masyarakat.
