Menepi untuk Melompat: Retret Kepemimpinan sebagai Arah Baru Birokrasi NTT

Reporter: Tommy M. Nulangi |  Editor: Redaksi
IMG 20251009 113355
Gergorius Babo, Asesor SDM Aparatur Ahli Muda BKD Provinsi NTT.

Pemilihan lokasi retret di Politeknik Universitas Pertahanan Ben Mboi – Belu memiliki makna strategis. Selain karena fasilitasnya mendukung, lingkungan pendidikan militer juga menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, cinta tanah air, serta wawasan bela negara. Peserta tidak hanya mendapatkan pembekalan teori kepemimpinan, tetapi juga pengalaman praktis yang memperkuat semangat kebersamaan dan ketahanan mental. Hal ini memperkaya retret dengan nuansa kebangsaan sekaligus mempertegas orientasi pelayanan publik yang berintegritas.

Birokrasi, pada praktik sehari-hari, sering kali terjebak dalam rutinitas teknis seperti rapat, penyusunan laporan, dan penyelesaian regulasi yang tumpang tindih. Kondisi ini membuat pejabat lebih banyak bekerja pada level operasional, sementara refleksi strategis dan perumusan visi jangka panjang kerap terabaikan. Retret, dalam konteks ini, memberikan ruang langka untuk jeda reflektif. Pejabat dapat meninjau kembali arah organisasi, memperbarui motivasi intrinsik, sekaligus meneguhkan nilai kepemimpinan yang diperlukan untuk menjalankan birokrasi modern.

Exit mobile version