4. Jangan Terjebak dengan Janji Kosong dan Pencitraan: Potensi Risiko dan Peluang
Potensi Risiko:
Pencitraan politik yang berlebihan sering kali menipu pemilih, mengarahkan mereka untuk memilih pemimpin yang hanya populer tapi tidak kompeten. Di NTT, ada beberapa contoh di mana pemimpin terpilih hanya karena pencitraan, namun setelah menjabat, mereka tidak dapat memenuhi janji-janjinya. Contoh, ada janji pembangunan jalan baru yang digaungkan dalam kampanye besar-besaran tidak pernah terealisasi, dan masyarakat akhirnya dikecewakan.
Peluang:
Peluangnya, jika masyarakat lebih kritis terhadap janji-janji kampanye dan lebih fokus pada program kerja konkret, hal ini dapat mencegah munculnya pemimpin yang hanya mengandalkan pencitraan. Pemimpin dengan visi jelas tentu akan fokus pada peningkatan layanan kesehatan misalnya dapat membangun 10 pusat kesehatan masyarakat baru, dapat memberikan perubahan signifikan yang berkelanjutan.
Kesimpulan:
Membentuk Target Kerja Pemerintah yang Tepat melalui Pemilihan yang Bijak
