Petani, Cadangan Pangan, dan Ketangguhan Flores Menghadapi Bencana

Reporter: Tommy Mbenu Nulangi |  Editor: Redaksi
IMG 20260819 WA0001
Dr. Ir. Karolus Karni Lando, MBA, CEO-KRQA-SQC Certification Services.

Saatnya Bangga Menjadi Petani

Flores tidak boleh hanya menjadi pasar bagi pangan dari luar. Flores harus mampu menanam, mengolah, menyimpan, dan memasarkan pangannya sendiri.

Kita harus membangun citra baru bahwa petani bukan simbol kemiskinan atau keterbelakangan. Petani adalah pengusaha pangan, pengguna teknologi, penjaga lingkungan, dan pahlawan ketahanan bencana.

Pemerintah, sekolah, gereja, lembaga adat, koperasi, dunia usaha, perguruan tinggi, dan keluarga harus bekerja bersama untuk melahirkan generasi petani Flores yang baru.
Gerakan yang diperlukan adalah:

Satu Keluarga, Satu Kebun Pangan
Satu Desa Satu Lumbung Pangan
Satu Sekolah Satu Kebun Pendidikan
Satu Kabupaten Satu Sistem Pasar Pangan Lokal

Gempa ini harus menjadi momentum untuk membangun Flores yang lebih mandiri dan tangguh. Jangan menunggu bencana berikutnya untuk menyadari pentingnya petani dan cadangan pangan.

Ketika petani dihargai, lahan dikelola, pasar tersedia, infrastruktur dibangun, serta hasil panen disimpan dengan baik, masyarakat Flores tidak hanya mempunyai makanan untuk hari ini. Mereka juga mempunyai perlindungan untuk menghadapi krisis pada masa mendatang.

Exit mobile version