Petani Adalah Penjaga Kehidupan
Selama ini, pekerjaan sebagai petani sering dianggap kurang menjanjikan. Banyak anak muda ingin menjadi PNS atau bekerja di kantor karena pekerjaan tersebut dipandang lebih terhormat, memberikan penghasilan tetap, memungkinkan mereka memakai pakaian bersih, dan bekerja di ruangan berpendingin.
Tidak ada yang salah dengan cita-cita menjadi PNS, guru, dokter, pegawai swasta, atau bekerja di kantor. Semua pekerjaan mempunyai fungsi dan kehormatannya masing-masing. Persoalan muncul ketika pekerjaan petani dipandang lebih rendah, padahal seluruh pegawai, pejabat, dokter, guru, pengusaha, dan masyarakat membutuhkan pangan yang dihasilkan petani.
Petani bukan pekerjaan kelas dua. Petani adalah produsen pangan, penjaga tanah, penggerak ekonomi desa, dan penyangga kehidupan masyarakat. Ketika terjadi gempa, kekeringan, gangguan transportasi, atau krisis ekonomi, keberadaan petani dan persediaan pangan lokal menjadi salah satu kekuatan utama yang dapat menyelamatkan masyarakat.
