Rendahnya HDI NTT, Alarm Pembangunan Manusia yang Tak Boleh Diabaikan

Reporter: Tommy M. Nulangi |  Editor: Redaksi
IMG 20250918 WA0015
Dr. Ir. Karolus Karni Lando, MBA

Ekonomi Ende pun menghadapi tantangan berat. Pertanian rendah produktivitas, akses pasar terbatas, harga hasil tani sering anjlok. Padahal sektor pariwisata dengan Danau Kelimutu, budaya Lio, hingga potensi pesisir pantai bisa menjadi mesin pertumbuhan. Modernisasi pertanian, penguatan koperasi, dan pengembangan UMKM seperti kopi, tenun, serta kuliner lokal perlu dijalankan paralel dengan target kontribusi PAD yang terukur.

Infrastruktur di Ende juga butuh perhatian serius. Jalan antar-desa banyak rusak, listrik dan internet belum merata, air bersih tetap masalah kronis. Akibatnya, warga yang sakit sering harus dipikul beramai-ramai menuju jalan besar. Pembangunan jalan desa, listrik masuk desa, hingga internet berbasis energi terbarukan menjadi solusi mendesak.

Semua tantangan ini membutuhkan kepemimpinan yang berani dan terukur. Bupati Tote dan Wakil Bupati Domi Mere perlu memimpin perubahan dengan fokus pada pembangunan manusia, bukan semata fisik. Anggaran daerah harus diprioritaskan untuk pendidikan, kesehatan, dan ekonomi rakyat. Sinergi dengan Universitas Flores, LSM, dan swasta dapat memperkuat beasiswa, pelatihan, serta layanan kesehatan.

Exit mobile version