Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus yang selama ini tetap meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk menjalankan roda organisasi meski memiliki berbagai kesibukan.
Menurut Dominikus, pengabdian para kader menjadi modal utama dalam membesarkan Partai Golkar di Kabupaten Ende.
Menurutnya, tantangan politik saat ini semakin kompleks. Masyarakat semakin kritis dan perkembangan media sosial membuat setiap langkah partai mendapat perhatian luas dari publik.
Karena itu, menurutnya, Partai Golkar tidak cukup hanya mengandalkan nama besar yang telah dibangun sejak berdiri pada 20 Oktober 1964, tetapi harus mampu membangun kepercayaan masyarakat melalui kerja nyata.
“Elektabilitas partai tidak lahir dari slogan, tetapi dari kehadiran kader di tengah masyarakat, kemampuan mendengar aspirasi rakyat, serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” katanya.
Ia mengajak seluruh kader agar tidak menunggu momentum politik untuk bekerja, tetapi aktif hadir membantu masyarakat dalam berbagai kondisi.
