Program Senator Inseminator Mulai Berjalan di Nagekeo, AWK Bersama Peternak Siapkan Kandang Jepit

Reporter: Tommy Mbenu Nulangi |  Editor: Redaksi
FB IMG 1781001423614
Senator AWK bersama peternak di Desa Lape mulai mempersiapkan kadang jepit sebagai langkah untuk mendukung program Senator Inseminator.

“Kita memiliki populasi ternak yang besar, tetapi kualitasnya belum tentu baik. Salah satu tantangan yang kita hadapi adalah masih terjadinya perkawinan alami yang berpotensi menyebabkan inbreeding atau perkawinan sedarah sehingga berdampak pada kualitas genetik ternak,” ujarnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil komunikasi dengan berbagai pihak, pengembangan program IB di daerah masih menghadapi dua kendala utama, yakni keterbatasan ketersediaan semen beku dari pejantan unggul serta minimnya tenaga inseminator di lapangan.

Melalui Gerakan Senator Inseminator, Angelius bersama Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Balai Inseminasi Buatan Lembang, serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berupaya memperluas edukasi sekaligus menambah jumlah tenaga inseminator untuk mendampingi peternak.

Menurutnya, antusiasme masyarakat di Nagekeo menjadi bukti bahwa peternak siap menerima inovasi jika didukung dengan pendampingan yang memadai. Bahkan, sejumlah dokter hewan turut bergabung secara sukarela dalam program tersebut.

Tag:

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Exit mobile version