Untuk diketahui, YTBP sudah berdiri sejak tahun 2016. Selama tiga tahun terkahir ini, bersama para donatur yang merupakan putra dan putri Flores yang berada di Jakarta dan Papua YTBP semakin bergerak untuk membantu masyarakat.
Pembina YTBP Hj. M. Amin Keli menambahkan, bahwa gedung taman pendidikan quran ini disepakati untuk diberi nama Al Amin yang terinspirasi dari akhlak mulia dari Nabi Besar Allah SWT yang berarti dapat dipercaya.
“Meneladani Alla SWT berarti kita harus meneladani dan mencontohi sikap jujur, integritas, dan ketauladanan,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa, proses pembangunan taman pendidikan tersebut dilakukan atas pengamatan yang cukup panjang terhadap proses pembelajaran quran di Kota Ende yang dilaksanakan di rumah penduduk atau kontrakan. Hal itu menjadi kendala tersendiri ketika kontrakan tidak diperpanjang.
Selain itu, berdasarkan sumber terpercaya bahwa banyak sekali anak SMA di Ende belum mampu membaca quran. Berangkat dari kondisi tersebut sehingga dirinya mewakafkan tanah untuk pembangunan gedung taman pendidikan quran tersebut.
“Pada kesimpulan terkahir bahwa disepakati kita harus memiliki wadah untuk menyiapkan anak-anak supaya menjadi pribadi yang mencintai quran. Dan alhamdulillah persiapan terkait dengan persiapan administrasi sampai pada proses peletakan batu pertama hari ini dapat dilaksanakan dengan baik,” ungkapnya.
