RAKYATFLORES.COM | ENDE-Direktur RSUD Ende, dr. Ester Jelita Puspita irit bicara ketika ingin dikonfirmasi oleh sejumlah wartawan terkait dengan dugaan hilangnya uang Rp. 3 miliar milik RSUD Ende.
Bahkan, wartawan yang sudah lama menunggu di luar ruangan gabungan komisi DPRD Ende meminta klarifikasi terkait masalah tersebut hanya diberi penjelasan singkat.
“Saya belum mau berkomentar, untuk malam ini saya belum mau berkomentar, nanti di kantor,” kata orang nomor satu di RSUD Ende tersebut.
Diberitakan sebelumnya, uang sebesar Rp. 3 miliar milik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ende diduga hilang. Hilangnya uang miliaran rupiah tersebut terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang di pimpin oleh Ketua DPRD Ende Ferry Taso dan dihadiri oleh penjabat sekda Ende Efraim Diakon Aina dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya di ruang rapat komisi DPRD Ende, Rabu 24 Juli 2024.
Belum diketahui uang apa yang diduga hilang tersebut. Namun pada saat itu, Direktur RSUD Ende, dr. Ester Jelita Puspita mengaku pihaknya telah membentuk tim investigasi untuk mengusut kemana uang Rp. 3 miliar itu raib dari rumah sakit plat merah tersebut.
Mendengar jawaban tersebut, Ketua DPRD Ende, Ferry Taso menegaskan kembali dengan pertanyaan bahwa, ketika pihak RSUD Ende membentuk tim investigasi, maka uang sebesar Rp. 3 miliar tersebut hilang benaran.
“Kenapa tim investigasi dibentuk pasti ada dasar. Tidak mungkin tidak ada dasar lalu dibentuk tim investigasi. Ada uang hilang benar to?,” tanya Ferry Taso.
