Analitis Polemik KUA-PPAS Ende dalam Kerangka Sosiologi Politik

Reporter: Tommy M. Nulangi |  Editor: Redaksi
IMG 20251129 135213
Patricius Marianus Botha, S.Fil.,M.Si, Dosen STPM Santa Ursula.

Dengan demikian, polemik KUA-PPAS Ende dapat menjadi titik balik menuju tata kelola yang lebih matang apabila aturan dijadikan rujukan utama dan logika politik diarahkan untuk mendukung, bukan menggagalkan, kepentingan publik. Ketika hukum dan sosiologi politik bertemu dalam trajektori yang sehat, yang lahir bukan lagi kekacauan, tetapi pemerintahan yang stabil, anggaran yang akuntabel, dan masyarakat yang dilayani secara layak.

Tag:

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Exit mobile version