Aliansi Peduli Lingkungan Desak Pembentukan Tim Independen untuk Selidiki Polemik Tambang Milik PT NKT Dipercepat

Reporter: Tommy M. Nulangi |  Editor: Redaksi
IMG 20260308 WA0000
Aliansi peduli lingkungan yang terdiri dari mahasiswa dan masyarakat terdampak saat menghadiri RDP bersama Komisi IV DPRD NTT.

KUPANG, RAKYATFLORES.COM-Aliansi Peduli Lingkungan mendesak pemerintah dan DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mempercepat pembentukan tim independen guna menyelidiki polemik aktivitas tambang galian C milik PT Novita Karya Taga (PT NKT) di Desa Sanggaroro, Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende. Selain itu, aliansi juga meminta agar aktivitas tambang tersebut dihentikan sementara hingga proses kajian selesai dilakukan.

Desakan tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi IV DPRD NTT dengan organisasi mahasiswa dan perwakilan masyarakat terdampak yang membahas berbagai persoalan terkait aktivitas pertambangan di Kecamatan Nangapanda pada, 5 Maret 2026.

Audiensi tersebut dihadiri oleh sejumlah organisasi yang tergabung dalam Aliansi Peduli Lingkungan, di antaranya Yayasan Mitra Flobamora Hijau, PMKRI Cabang Kupang, Ikatan Mahasiswa Asal Nangapanda (IMAN), Komisariat GMNI FISIP Universitas Nusa Cendana, Permasna Kupang, IMF Kefamenanu, serta Hipelmas. Selain itu, turut hadir pula perwakilan masyarakat dari wilayah yang terdampak aktivitas tambang.

Exit mobile version