“Sehari Lagi” Golkar Ende Berubah Wajah

Reporter: Tommy Mbenu Nulangi |  Editor: Redaksi
IMG 20260625 170442
Patricius Marianus Botha, S.Fil.,M.Si, Dosen Prodi Pembangunan Sosial STPM Santa Ursula.

Jika diagnosis masalah Golkar adalah lemahnya pengaruh politik eksternal, maka Domi Mere tampak menjadi pilihan paling rasional. Namun jika akar persoalannya adalah melemahnya konsolidasi organisasi dan kaderisasi, maka Megi Sigasare memiliki relevansi yang lebih kuat. Sebaliknya, jika yang dibutuhkan adalah figur pemersatu untuk mengakhiri fragmentasi internal, maka Johanes Pela dapat menjadi alternatif.

Akan tetapi, jika analisis dilakukan secara lebih kritis, Golkar Ende sesungguhnya membutuhkan kombinasi dari ketiganya. Persoalan partai ini tidak lagi cukup diselesaikan hanya dengan modal kekuasaan, kaderisasi, atau kompromi politik semata. Golkar membutuhkan pemimpin yang mampu melakukan transformasi organisasi sekaligus memperluas pengaruh politiknya di tengah masyarakat. Dengan kata lain, Golkar membutuhkan seorang ketua yang tidak hanya mampu memenangkan Musda, tetapi juga mampu memenangkan kembali kepercayaan publik.

Dalam konteks itu, indikator keberhasilan ketua baru tidak boleh diukur dari banyaknya pendukung yang berhasil dirangkul selama Musda. Ukuran yang lebih penting adalah apakah dalam lima tahun ke depan Golkar mampu meningkatkan perolehan kursi legislatif, memperkuat regenerasi kader muda, memperluas basis pemilih, dan kembali menjadi salah satu kekuatan politik utama di Ende. Jika hal tersebut tidak tercapai, maka siapa pun yang terpilih nantinya hanya akan menjadi pengelola kemunduran, bukan arsitek kebangkitan Golkar Ende.

Tag:

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Exit mobile version