Terlibat di Sisi Korban!

Reporter: Tommy Mbenu Nulangi |  Editor: Redaksi
IMG 20260505 WA0011
Ketua PMKRI Cabang Ende, Daniel Turot menangis bersama Else de Hoog yang rumahnya di gusur oleh Pemda Ende.

Melihat anak-anak PMKRI tampil membela keluarga de Hoog, terus terang saya merinding. Mereka seperti tidak ada takutnya. Dalam tayangan video amatir, terlihat Ketua Presidium PMKRI Sdr. Daniel Turot berdebat sebelum akhirnya ditarik batang lehernya karena dianggap mengganggu. Dia juga kena “pongga naka” alias kena pukul curi dari salah seorang pria bersepatu boneng. Ya, itulah konsekuensi perjuangan.

Dari komunikasi kami, saya bisa merasakan situasi batin adik-adik PMKRI. Daniel dan Son, dua dari puluhan bhayangkara Gereja dan Nusa itu, merasa perjuangan mereka “gagal” karena tidak bisa menahan, sekurang-kurangnya menunda, si gigi besi menggusur rumah keluarga de Hoog.

Ini bukan soal hasil, tapi proses. Kalian memperlihatkan keberanian untuk berdiri di sisi korban. Dari pengakuan Son, saya mendapat informasi bahwa ia bersama beberapa rekannya sudah berhari-hari tidur di rumah de Hoog.

Bersama keluarga korban, mereka bertukar pikiran, mencari solusi. Mereka juga mengalami perasaan sedih yang dialami oleh Else, Rudi, Icha dan anak-anak. Mereka juga mengalami rasa takut yang dialami anak-anak.

Exit mobile version