RAKYATFLORES.COM | BORONG-Selama tiga tahun berturut-turut, dari tahun 2022-2024, ribuan ibu hamil (bumil) di Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami Kekurangan Energi Protein (KEP).
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Matim dr. Titin Surip pada acara launching dan sosialisasi Integrasi Layanan Primer (IKP) tahun 2024 di Aula Kevikepan Borong, Kamis, 25 Juli 2024.
Ia mengatakan, pada tahun 2022, sebanyak 1.105 ibu hamil mengalami kekurangan energi protein. Tahun 2023 sebanyak 1282 orang. Sedangkan pada Januari hingga Juni 2024 sebanyak 25 ibu hamil mengalami kekurangan energi protein.
Sementara itu, kasus kematian ibu di Manggarai Timur sejak tahun 2022 ada 21 kasus kematian ibu dan pada tahun 2023 ada 11 kasus.
Terhadap permasalahan tersebut, tegas dr. Titin Surip, Pemda Matim melaksanakan upaya transformasi pelayanan primer dengan menerapkan pelayanan kesehatan dasar atau Primary Healt Care (PHC).
Konsep tersebut dijalankan berdasarkan zona kewilayahan, baik secara individu, terpadu dan menyeluruh.













