Scroll untuk baca artikel
ads

Ansy-Jane Usung Program Pembangunan Berbasis Kewilayahan

×

Ansy-Jane Usung Program Pembangunan Berbasis Kewilayahan

Sebarkan artikel ini
Reporter: Tommy M. Nulangi |  Editor: Redaksi
1001079932

 

RAKYATFLORES.COM | KUPANG-Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) nomor urut satu Yohanis Fransiskus Lema dan Jane Natalia Suryanto (Ansy-Jane) berkomitmen melakukan pembangunan berbasis kewilayahan di setiap daerah di NTT. Pembangunan berbasis kewilayahan merupakan konsep pembangunan yang mengutamakan potensi, keunggulan atau karakteristik yang dimiliki oleh suatu daerah.

Advertising
ads
Advertising

Menurut Ansy Lema, Provinsi NTT merupakan provinsi kepulauan yang setiap daerahnya memiliki kekhasan, keunggulan dan potensi kekayaan alam hingga budaya yang cenderung berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya. Untuk itu, pemberlakuan pembangunan terhadap masing-masing daerah harus disesuaikan dengan identifikasi keunggulan dan potensi kekayaan daerah.

“Saya dan Jane mencermati bahwa setiap daerah di NTT memiliki keunikan-keunggulan masing-masing, potensi kekayaannya cenderung berbeda. Misalnya, Timor dan Sumba unggul dalam sektor peternakan, juga buah-buahan seperti Jeruk Keprok Soe dan Alpukat Amnuban. Flores bagian timur memiliki potensi perikanan, Flores bagian barat dengan pertanian, dan juga daerah-daerah lain yang memiliki potensi kekayaannya masing-masing,” kata Alumni Pascasarjana Universitas Indonesia (UI) tersebut, Minggu 10 November 2024.

Baca Juga :   Suaranya Kerap Terabaikan, Ansy-Jane Siapkan Musyawarah Khusus Kaum Perempuan

Atas dasar itu, Ansy-Jane akan menggagas konsep pembangunan berbasis kewilayahan yang berfokus pada optimalisasi keunggulan dan kekayaan alam di masing-masing daerah Tanah Flobamora untuk mewujudkan pembangunan yang berimbang dan berkelanjutan. Menurut Mantan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI ini, pembangunan berbasis kewilayahan ini mensyaratkan adanya jaminan perihal kuantitas, kualitas dan kontinuitas dari masing-masing komoditi.

Ansy berkomitmen mengupayakan pembangunan sistem rantai dingin dengan mendirikan pabrik es dan cold storage di wilayah Flores bagian timur untuk menopang hasil-hasil laut para nelayan di daerah yang terkenal dengan potensi kelautan dan perikanannya itu. Bahkan, perlu juga dibangun pabrik pengolahan ikan. Kemudian, Pulau Timor dan Sumba akan dibangun sentra-sentra produksi hewan dan tanaman hortikultura.

Baca Juga :   Raih Suara Tertinggi Dua Kali Berturut-turut, Ansy Lema Optimis Menang di Kota Kupang

Mantan Juru Bicara Ahok itu juga menyebut bahwa akan mendirikan sejumlah pabrik pengolahan di setiap daerah penghasil komoditi mentah di NTT. Pewilayahan komoditi harus dikembangkan agar terjadi spesialisasi produksi. Misalnya di Alor, Timor Tengah Selatan (TTS), Timor Tengah Utara (TTU), Belu, Malaka dan tempat-tempat penghasil komoditi mentah lainnya.