Scroll untuk baca artikel
ads

Ansy Lema Anak Ideologis Soekarno Asal Ende

×

Ansy Lema Anak Ideologis Soekarno Asal Ende

Sebarkan artikel ini
Reporter: Tommy M. Nulangi |  Editor: Redaksi
1001110565

RAKYATFLORES.COM | ENDE-Salah satu sosok besar dalam sejarah bangsa Indonesia adalah Ir. Soekarno atau Bung Karno. Presiden pertama Indonesia ini adalah pemimpin perjuangan Indonesia untuk meraih kemerdekaan tahun 1945 dan sekaligus menjadi orang pertama yang mencetuskan Pancasila sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pancasila merupakan salah satu warisan berharga Soekarno yang ia dedikasikan kepada tanah air Indonesia. Pria yang lahir di Surabaya ini merumuskan Pancasila dalam perenungannya di Ende saat masa pengasingan oleh pemerintah kolonial Belanda selama empat tahun (14 Januari 1934-18 Oktober 1938).

Advertising
ads
Advertising

Selain mewariskan Pancasila, Bung Karno juga meninggalkan sebuah pemikiran hebat bagi bangsa ini, yaitu Marhaenisme. Ideologi ini dikembangkan oleh Bung Karno sebagai bentuk perlawanan terhadap kolonialisme dan penindasan yang dialami rakyat Indonesia pada masa penjajahan. Ideologi ini berakar pada konsep keadilan sosial dan ekonomi bagi seluruh rakyat, terutama kaum Marhaen yang merujuk pada masyarakat kecil seperti petani, buruh, dan kelompok miskin lainnya.

Baca Juga :   Didukung Mantan Ketua DPRD NTT, Begini Tanggapan Calon Bupati Ende Erik Rede

Warisan pemikiran, semangat perjuangan, dan keberpihakan Bung Karno bagi masyarakat kecil inilah yang mengilhami seorang Calon Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) nomor urut satu Yohanis Fransiskus Lema atau yang akrab disapa Ansy Lema dalam membangun arah dan langkah politiknya.

Dalam beberapa kesempatan, Politisi PDI Perjuangan itu mengaku bahwa Bung Karno adalah salah satu sosok yang sangat menginspirasi perjuangannya semasa muda hingga kini sebagai seorang politisi. Dirinya melihat bahwa semangat perjuangan Bung Karno, yang menempatkan rakyat kecil sebagai prioritas, sangat relevan dengan kondisi masyarakat NTT yang masih menghadapi banyak tantangan dalam hal kesejahteraan dan pemerataan pembangunan.

“Bung Karno adalah sosok pejuang yang hebat dan tangguh. Pemikirannya bahkan telah diakui dunia, keberpihakannya bagi masyarakat kecil sungguh nyata. Karena itulah dari muda sampai sekarang saya selalu mengagumi dan mempelajari pikiran-pikiran besar Bung Karno,” kata Ansy Lema di Ende, Jumat 22 November 2024.