RAKYATFLORES.COM | ENDE-Sekretaris Tim Transisi Bupati dan Wakil Bupati Ende Terpilih, Maxi Mari kembali menanggapi pernyataan dari yang terhormat Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ende Yohanes Marianus Kota atau Yani Kota atas pernyataan demi pernyataan yang semakin kesini semakin kesini semakin tidak terarah, out of contecs, dan tidak etis serta mengarah kepada debat kusir pasar.
Menurutnya, tim transisi salah menilai untuk menantang dalam klarifikasi untuk Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait dengan substansi persoalan yang diangkat anggota DPRD Ende YK dan merasa menyesal karena pihaknya belum mampu menjangkau pemikiran aspiratif dan solutif dari wakil-wakil mereka di dewan.
Karena yang pihaknya dapatkan bukan meluruskan masalah tetapi justru menimbulkan kegaduhan tak bertepi dengan narasi yang sangat tidak berwibawa dan berinilai mendidik.
Dijelaskannya, orang yang hebat tidak perlu menunjukkan kehebatannya kepada orang lain. Oleh karena itu, pihaknya tidak ingin menimbulkan perdebatan dan kegaduhan yang tidak berujung dengan mengabaikan substansi pokok dan menimbulkan ketidaketisan serta berujung ke persoalan individual.













