MBAY, RAKYATFLORES.COM-Staf Khusus Komjen Pol (Purn) Gories Mere (GM), Valens Daki Soo, memberikan penjelasan terbuka terkait berbagai tudingan yang menyeret nama GM dalam isu “mafia waduk Lambo”.
Dalam konferensi pers di Arend Hotel, Kelurahan Danga, Kecamatan Aesesa, Kota Mbay, Kamis (4/12/2025) malam, Valens menegaskan bahwa GM tidak memiliki keterlibatan apa pun dalam praktik mafia maupun urusan non-prosedural terkait proyek pembangunan Waduk Lambo, yang merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN).
Valens menjelaskan, keterlibatan GM dalam pembangunan Waduk Lambo bermula saat dirinya menjabat Staf Khusus Presiden pada 2016. Dari tujuh proyek waduk di NTT yang direncanakan pemerintah pusat, hanya Waduk Lambo di Kabupaten Nagekeo yang mendapat penolakan keras dari sebagian warga.
Pada saat terjadi aksi-aksi penolakan ekstrem, termasuk pembakaran alat berat pemerintah dan aksi protes ibu-ibu yang bertelanjang dada di depan aparat keamanan, GM bersama Jenderal Jacki Uly turun langsung ke lokasi. Upaya tersebut dilakukan karena warga sudah menolak kehadiran Bupati, Pemda, dan Polres Ngada.













