“Jadi rumah besar ini tidak hanya sebagai kantor, tetapi juga sebagai rumah bersama. Di lantai dua akan dijadikan sebagai pusat pembelajaran bagi anggota-anggota, dan juga akan menjadi galeri bagi usaha dan karya para anggota. Ini mimpi besar dari fungsionaris dan manajemen,” ungkapnya.
Ia berharap, kehadiran gedung baru yang terletak persis di jalan protokol Kota Ende tersebut dapat menjadi simbol adanya gerakan ekonomi kerakyatan di daerah ini.
Bupati Ende Yoseph Badeoda dalam sambutannya mengaku sangat senang bisa hadir mengikuti acara peletakan batu pertama pembangunan kantor pusat Koperasi Serviam.
Ia mengatakan, perkembangan koperasi tersebut sangat pesat baik dari aset yang dimiliki maupun dari jumlah keanggotaan.
“Kopdit ini perkembangannya bagus sekali. Dari aset awal yang hanya Rp. 600 ribu, saat ini sudah mencapai Rp. 42 miliar dengan anggota 6000 lebih. Ini sangat hebat,” ungkapnya.
Ia juga mengaku sangat tertarik dengan nama dari koperasi tersebut yakni Serviam yang berarti saya akan melayani. Menurutnya, moto dari kaum Ursulin (ordo religius wanita katolik yang didirikan oleh Santa Angela) ini sudah terkenal sehingga ia berharap kopdit Serviam terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada anggotanya.













