Selain Bulog, KDMP Tendambepa juga menjalin kerja sama dengan sejumlah distributor di Kabupaten Ende, seperti Floresindo, Gudang Garam, dan Wings, untuk penyediaan kebutuhan sembako. Sementara untuk pupuk dan pakan ternak, koperasi bekerja sama dengan Toko Bunga Ondo.
Meski demikian, Pius mengakui bahwa keterbatasan modal masih menjadi tantangan utama dalam mengembangkan usaha koperasi.
“Semua rencana usaha ini tetap membutuhkan modal yang cukup agar bisa berjalan maksimal,” katanya.
Ia menambahkan, pelaksanaan penuh dari kerja sama yang telah dibangun tersebut akan dilakukan setelah kantor koperasi selesai diresmikan. Pihaknya masih menunggu realisasi dukungan dana pemerintah sebesar Rp. 500 juta.
Sebagai informasi, sesuai dengan Nomor Induk Berusaha (NIB), KDMP Tendambepa memiliki enam unit usaha, yakni penyediaan sembako, apotek, simpan pinjam, layanan BRI Link, penampungan hasil pertanian, serta penyediaan pupuk. Seluruh unit usaha tersebut telah mengantongi izin.
Saat ini, progres pembangunan kantor koperasi telah mencapai 86 persen dan sedang memasuki tahap finishing, sehingga diperkirakan segera rampung. Untuk sementara, operasional masih menggunakan kantor sementara sesuai ketentuan PMK 96.













