BAJAWA, RAKYATFLORES.COM-Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Kredit (Kopdit) Kasih Langa Tahun Buku 2025 yang digelar pada 18 Maret 2026 di Gedung Serba Guna Gereja Ratu Alam Semesta Langa menjadi momentum penting untuk evaluasi kinerja sekaligus penegasan arah kebijakan strategis koperasi ke depan.
Ketua Kopdit Kasih Langa, Lalu Paskalis, S.H, menegaskan bahwa RAT bukan sekadar agenda rutin, tetapi merupakan forum tertinggi dalam koperasi. Menurutnya, RAT menjadi wadah untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban pengurus, mengevaluasi kinerja tahunan, dan menentukan arah kebijakan strategis koperasi.
Ia juga mengajak anggota untuk memaknai RAT sebagai momen memperkuat kebersamaan demi meningkatkan kesejahteraan bersama.
Mengusung tema “Meningkatkan Produktivitas dan Integritas Manajemen Melalui Penerapan Standar Kinerja untuk Kemajuan Kredit”, Paskalis menilai tema ini relevan dengan tantangan saat ini.
Ia menekankan bahwa koperasi harus dikelola secara: profesional, transparan, dan akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan. Produktivitas, menurutnya, bukan hanya soal kuantitas kerja, tetapi efektivitas dan dampaknya bagi anggota. Sementara integritas menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan.
Sekretaris Puskopdit Flores Mandiri, Jeni Rato, menegaskan bahwa koperasi tidak memberikan hasil instan, melainkan membangun kesejahteraan melalui kebiasaan baik.
Beberapa kebiasaan yang harus dibangun oleh anggota yakni menabung secara rutin, bukan dari sisa uang, menghindari utang konsumtif, menggunakan pinjaman secara produktif, dan disiplin mengangsur pinjaman.
Menurutnya, kebiasaan ini akan membentuk karakter anggota yang kuat dan menjadikan koperasi lebih tangguh.
Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Ngada, Primus Marianus Rea, menyampaikan bahwa koperasi merupakan pilar strategis dalam pembangunan ekonomi daerah.
Ia juga menegaskan penerapan: Permenkop Nomor 2 Tahun 2024 yang mengatur tentang Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat (SAK EP) wajib berlaku mulai 1 Januari 2025. Pemerintah mendorong koperasi untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan pengawasan internal, serta berinovasi dan memanfaatkan teknologi digital.
Berdasarkan laporan keuangan yang disampaikan Sekretaris Kopdit Kasih Langa, Yuliana Bathe, menunjukkan perkembangan positif di beberapa bidang:
1) . Aset
Aset per 31 Desember 2025 sebesar Rp: 33.906.150.396 dibandingkan dengan asset per 31 Desember 2024 sebesar Rp: 31.091.849.653 maka terjadi peningkatan sebesar Rp. 2.814.300.743 setara 9 persen.
2). Modal Sendiri
Modal sendiri pada KSP Kopdit Karya Kasih terdiri dari Saham dan Modal Lembaga. Perkembangan Modal sampai dengan 31 Desember 2025 sebagai berikut:
a. Saham
Simpanan saham per 31 Desember 2025 sebesar Rp 4.974.819.000,- dibandingkan dengan posisi per 31 Desember 2024 sebesar Rp 4.836.382.000. Terjadi peningkatan sebesar Rp 138.437.000 atau setara 3 persen.
b. Modal Lembaga
Modal lembaga KSP/Kopdit Karya Kasih per 31 Desember 2025 sebesar Rp 2.797.721.333,- dibandingkan dengan posisi per 31 Desember 2024 sebesar Rp 2. 762.669.703,-maka terjadi peningkatan sebesar Rp 35.051.630,- setara 1 persen.
c. Simpanan Non Saham
Saldo simpanan non saham per 31 Desember 2025 sebesar Rp. 20.594.208.095 ,- dibanding dengan posisi per 31 Desember 2024 sebesar Rp 18.713.884.265,- mengalami peningkatan sebesar Rp 1.880.323.830 , setara 10 persen.
d. Pelepasan Pinjaman
Pelepasan pinjaman sampai dengan 31 Desember 2025 sebesar Rp 8.608.000.000,-dengan jumlah peminjam 108 orang, dibandingkan dengan tahun buku 2024 sebesar Rp 10.735.800.000, maka terjadi penurunan sebesar Rp 2.127.800.000 atau menurun sebesar 20 persen.
e. Pendapatan
Pendapatan KSP/Kopdit Karya Kasih tahun buku 2025 sebesar: Rp. 1.986.641.223 ,- dibanding dengan posisi per 31 Desember 2024 sebesar Rp. 1.975.415.891, maka terjadi peningkatan sebesar Rp. 11.225.332 , setara 1 persen.
f. Biaya
Biaya KSP Kopdit Karya Kasih Tahun Buku 2025 sebesar Rp1.897.049.331,- dibandingkan posisi per 31 Desember 2024 sebesar Rp. 1.887.786.818, terjadi peningkatan sebesar Rp. 9.262.513 , setara 0,5 persen.
g. SHU
Selisih Hasil Usaha (SHU) KSP/Kopdit Karya Kasih tahun buku 2025 sebesar Rp. 89.591.892,- dibandingkan posisi per 31 Desember 2024 sebesar Rp. 87.629.073, maka terjadi peningkatan sebesar Rp 1.962.819, setara 2 persen.
h. Kelalaian Pinjaman/PAR
Kelalaian pinjaman Kopdit Karya Kasih tahun buku 2025 sebesar 40 persen, dibandingkan posisi per 31 Desember 2024 sebesar 46 persen, maka terjadi penurunan sebesar 6 persen.
RAT Kopdit Kasih Langa 2025 menegaskan pentingnya peningkatan produktivitas, integritas, dan profesionalisme dalam pengelolaan koperasi. Dengan dukungan anggota, manajemen yang baik, serta inovasi berkelanjutan, koperasi diharapkan mampu menjadi lembaga keuangan yang kuat dan berdaya saing di tengah tantangan ekonomi yang semakin kompleks.













