Scroll untuk baca artikel

Eksklusif-Pentingnya Pelatihan IRCA ISO 9001:2015 untuk Profesional Perusahaan, Khususnya di Industri Minyak Malaysia

×

Eksklusif-Pentingnya Pelatihan IRCA ISO 9001:2015 untuk Profesional Perusahaan, Khususnya di Industri Minyak Malaysia

Sebarkan artikel ini
Reporter: Tommy M. Nulangi |  Editor: Redaksi
IMG 20250428 WA0002
Dr (C). Ir. Karolus Karni Lando foto bersama dengan para peserta pelatihan IRCA ISO 9001:2015 di Malaysia.

Ilmu dan keterampilan adalah investasi terbaik yang tidak pernah merugi.

RAKYATFLORES.COM | ENDE-Dalam dunia bisnis yang semakin kompetitif, sertifikasi kompetensi menjadi syarat mutlak, khususnya bagi mereka yang ingin berkarier di perusahaan-perusahaan besar, termasuk sektor minyak dan gas di Malaysia. Salah satu sertifikasi yang kini sangat dicari adalah IRCA ISO 9001:2015 Lead Auditor Certification, yang dikelola oleh International Register of Certificated Auditors (IRCA), bagian dari Chartered Quality Institute (CQI) yang berbasis di Inggris.

Advertising
ads
Advertising

Untuk mengetahui lebih lanjut seberapa pentingnya pelatihan IRCA ISO 9001:2015 bagi para profesional khususnya bagi mereka yang bekerja di industri minyak di Malaysia? Berikut cuplikan wawancara pimpinan redaksi rakyatflores.com, Tommy M. Nulangi dengan salah satu tutor bersertifikat Internasional Dr (C). Ir. Karolus Karni Lando, MBA yang juga merupakan putra terbaik dari NTT dibawah ini?

Baca Juga :   William Yani Wea Hadiri Konferensi Serikat Pekerja Internasional di Fiji: Solidaritas Global untuk Perubahan

Mengapa Pelatihan IRCA ISO 9001:2015 penting?

IRCA ISO 9001:2015 bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan pelatihan yang telah diakreditasi secara internasional.
Pelatihan ini menjadi kebutuhan penting bagi setiap profesional di bidang manajemen. Dengan mengikuti pelatihan ini, seorang profesional akan mendapatkan berbagai manfaat, antara lain:
• Memiliki pemahaman yang mendalam tentang Sistem Manajemen Mutu berbasis ISO 9001:2015.
• Mampu melakukan audit internal maupun eksternal secara profesional, berbasis pendekatan risiko dan prinsip PDCA (Plan-Do-Check-Act).
• Diakui secara internasional sebagai profesional yang kompeten di bidang manajemen mutu.