Untuk keberlangsungan akademi, PT Maju Sepakbola Flores akan membina para pelatih di setiap akademi untuk mendapat lisensi jenis D, C dan B.
“Nantinya, setiap akademi terdiri dari lima orang penanggungjawab, yakni seorang Penanggungjawab Utama yang sekaligus mengurus administrasi, seorang pelatih utama, dua orang asisten pelatih dan satu pengurus bagian umum,” ungkapnya.
Kembangkan Konsep Agro dan Green Socer
Angelo mengungkapkan, klub dan akademi mengembangkan konsep Agro dan Green Soccer. Konsep itu dipakai karena menyesuaikan dengan kondisi masyarakat setempat.
Ia menyadari betul bahwa Kepulauan Flores tidak mempunyai perusahaan tambang seperti nikel di Kalimantan, Papua, dan pulau-pulau besar lainnya yang biasa membiayai sepakbola dengan perusahaan sejenis itu.
“Oleh karena itu, kami menopangnya melalui pengembangan tanaman pangan dan komoditas. Itulah maksud dibalik konsep Agro Soccer,” terangnya.
Selain itu, kata Angelo, Pulau Flores memiliki keindahan alam dan pantai yang menjadi basis destinasi wisata. Karena itu stakeholder yang bergabung dalam klub dan akademi ini wajib menjaga keindahan pulau ini.













