Ia mengatakan, kehadiran umat dalam kegiatan zumba party ini bukan saja dari kalangan katolik saja, tetapi juga dari agama lain. Hal itu menunjukan adanya pesan toleransi yang sangat kuat yang ada di Bumi Pancasila ini.
“Dan itu selalu menjadi pesan yang didengungkan, sesuai dengan moto bapak uskup kita, memelihara kasih persaudaraan, maka kita memelihara toleransi ditengah kebersamaan dan toleransi dengan umat beragama lain,” ungkapnya.
Ia mengatakan, setelah kegiatan zumba party ini, panitia juga akan melakukan persiapan latihan serta bersih-bersih disekitar lingkungan katedral menyongsong acara pentahbisan uskup nanti.
“Kita berusaha untuk mempersiapkan dengan baik. Dan kami siap tampung sekitar 7.000 umat yang datang pada misa tahbisan umat,” ujarnya.
Sementara itu, Instruktur Zumba Party yang juga Owner Cipta Raga Gym Robby Tjieputra mengaku sangat senang dan bahagia karena banyak sekali umat dari lintas agama yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan zumba party tersebut.
Ia berharap, dengan adanya kegiatan zumba tersebut, peserta bisa bahagia dan mendapat energi baru sehingga aktivitas kerja bisa lebih lancar serta maju dalam berkarya membangun Kabupaten Ende.













