Flores Adalah Nusa Bunga, Keselamatan Rakyat Harus Menjadi yang Utama

Reporter: Tommy Mbenu Nulangi |  Editor: Redaksi
IMG 20261019 WA0000
CEO KRQA-SQC Certification Service Dr. Ir. Karolus Karni Lando, MBA.

Bagi saya, pengalaman gempa merupakan alasan untuk memperketat kehati-hatian. Masyarakat yang sedang menghadapi kerentanan bencana berhak memperoleh penjelasan yang jujur, perlindungan yang nyata, dan kepastian bahwa pembangunan tidak menambah risiko bagi kehidupan mereka.

Usulan Kebijakan untuk Flores

Meninjau kembali penetapan Flores sebagai Pulau Panas Bumi serta mengevaluasi secara menyeluruh setiap wilayah kerja panas bumi berdasarkan keselamatan, daya dukung lingkungan, kebutuhan masyarakat, dan penghormatan terhadap hak adat. Evaluasi harus mencakup analisis risiko dan peluang serta identifikasi aspek dan penilaian dampak lingkungan, dengan menerapkan pendekatan berbasis risiko, perspektif daur hidup, dan perhatian terhadap kebutuhan serta harapan para pemangku kepentingan sebagaimana digunakan dalam sistem manajemen ISO 9001 dan ISO 14001.

Kajian harus menjelaskan secara terbuka siapa yang memperoleh manfaat, siapa yang menanggung risiko, serta bagaimana kegiatan tersebut dapat memengaruhi sumber air, pertanian, kesehatan, keanekaragaman hayati, mata pencaharian, dan kehidupan sosial budaya masyarakat adat. Peluang penyediaan energi, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan ekonomi lokal harus dinilai bersama potensi kerugian dan alternatif pembangunan yang tersedia.

Tag:

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Exit mobile version