Scroll untuk baca artikel
ads

Bangkitkan Kembali Bahasa Daerah, Dinas P dan K Ende Gelar Festival Budaya Tunas Bahasa Ibu

×

Bangkitkan Kembali Bahasa Daerah, Dinas P dan K Ende Gelar Festival Budaya Tunas Bahasa Ibu

Sebarkan artikel ini
Reporter: Tommy M. Nulangi |  Editor: Redaksi
1001040791

Kepala Dinas P dan K Ende, Mensy Tiwe menjelaskan, upaya pelestarian budaya tunas bahasa ibu, budaya dan adat istiadat Ende, Lio, dan Nage khususnya dalam bidang bahasa kepada masyarakat di negeri ini harus terus ditingkatkan mengingat, bahwa generasi muda Ende, Lio, dan Nage
penerus masa depan lebih tergiur pada budaya modern yang membuat mereka lupa bahkan meninggalkan budaya daerah warisan nenek moyang mereka sendiri.

“Padahal didalam budaya dan adat istiadat Ende, Lio, dan Nage memiliki sejuta makna serta mengandung nilai libur kehidupan yang bisa dijadikan sebagai landasan dalam kehidupan sosial,” ungkapnya.

Advertising
ads
Advertising

Ia menambahkan, dalam upaya tercapainya visi daerah yakin mewujudkan karakteristik Kabupaten Ende dengan membangun dari desa dan kelurahan menuju masyarakat yang mandiri, sejahtera, dan berkeadilan dengan salah satu misi adalah mewujudkan penguatan nilai budaya Ende, Lio, dan Nage menuju masyarakat berkarakter.

Baca Juga :   Kampus Politeknik Cristo Re Wisuda 33 Mahasiswa Angkatan Kedua

“Karena itu, kedepannya kami ingin kita bersama-sama mengembangkan nilai budaya etnis Ende, Lio, Nage yang menjadi pegangan kita dalam menciptakan kehidupan yang harmonis, damai, dan kondusif di tengah masyarakat Ende, Lio, dan Nage,” ungkapnya.

Ia berharap, semua pihak dapat bersama menjaga daerah ini agar budaya dan adat istiadat Ende, Lio, dan Nage tetap teguh sampai ke anak cucu dan generasi selanjutnya.

Asisten 1 Setda Ende, Dahlan sebelum membuka secara resmi kegiatan tersebut mengatakan bahwa, kegiatan festival ini, menjadi cara yang tepat untuk dapat menempatkan kembali bahasa daerah di ranah yang semestinya.