“Kalau kita di Kristen, Yesus sebagai guru sejati. Yesus melakukan revolusi pendidikan tanpa adanya kekerasan. Begitu juga dengan agama lain,” ungkapnya.
Advertising
Advertising
Ia menambahkan, guru merupakan panggilan hidup, bukan tuntutan hidup. Oleh karena itu, guru harus terus tulus dalam melaksanakan tugas sebagai pengajar dan pendidik.
“Guru juga harus responsif terhadap kebutuhan kecakapan masa kini dan stok kecakapan masa depan,” ujarnya.
Kepada para siswa, Marselinus berpesan agar dapat memberi diri supaya dididik oleh para guru. Sebab kehadiran para guru di sekolah hanya untuk mengantarkan anak didiknya menjadi manusia yang sukses.













