Khusus untuk pencapaian Literasi dan numerasi satuan pendidikan dasar di Kabupaten Sumba Tengah, Ndapamerang mengatakan ada peningkatan dari tahun 2022 ke 2023.
“Tahun 2022 litnum tidak tuntas dan ditahun 2023 ada peningkatan menjadi tuntas muda, ini kalau dikoneversi dalam nilai bisa di angka 7-8” kata Ndapamerang.
Nilai ini menurutnya, diperoleh dari rapor pendidikan yang adalah hasil ANBK. Ndapamerang sangat mengapresiasi adanya Komunitas Penggerak Literasi dalam membantu anak-anak dan masyarakat guna peningkatan kemampuan literasi dan numerasi.
“Kami sangat mengapresiasi hadirnya komunitas penggerak literasi Praingu Belar karena akan sangat membantu anak-anak dan masyarakat dalam hal literasi dan numerasi. Ini bisa menjadi dukungan untuk mencapai generasi emas 2045”, tambahnya.
Sementara itu Kepala Desa Malinjak dalam materinya mengatakan, sebagai pemerintah desa ini adalah kewajiban dan tanggungjawab untuk memberikan dukungan kepada komunitas Literasi Praingu Belar karena bukan hanya tanggungjawab moril saja tapi ini perintah undang-undang.
“Tanggung jawab ini tidak hanya dukungan moril saja tapi sudah diamanatkan dengan jelas dalam Peraturan Menteri Desa,“ Demikian kata Antonius.













