Sebelum mengikuti lokakarya ini, ia mengakui bahwa sering kali mengabaikan detail-detail kecil dalam penulisan yang sebenarnya sangat penting.
“Dengan adanya kegiatan ini, saya semakin sadar akan pentingnya menggunakan media sosial dengan bijak. Kita bisa memanfaatkannya untuk membuat konten yang informatif dan berkontribusi pada literasi digital,” ujar Vivin.
Ia juga menambahkan bahwa tindak lanjut dari kegiatan ini akan difokuskan pada pengedukasian taman bacaan di komunitasnya agar mampu menghasilkan konten digital yang lebih edukatif.
Sonya Selan, peserta lainnya dari TBM Sanenu Berkarya, juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi peningkatan kemampuannya dalam menulis berita.
“Saya mendapatkan banyak ilmu baru, khususnya dalam teknik penulisan berita yang benar,” kata Sonya.
Ia berencana untuk membuat wadah edukasi baru di komunitasnya untuk mengajarkan teknik penulisan kepada warga belajar.













