“Kami sudah melakukan sekitar 60 penangkapan karena siswa bolos, berada di PS, jalanan, hingga kios. Bahkan ada yang terlibat judi dan sempat viral,” jelasnya.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI NTT, Abdurahman Al Rasyid, menyampaikan apresiasi atas inisiatif SMA Negeri 1 Ende dalam meluncurkan program Kihajar.
Advertising
Advertising
“Semua program tujuannya sama, yaitu meningkatkan mutu pendidikan di NTT.
Ini baru terjadi di wilayah IV. Karena itu, kita harus apresiasi atas inisiatif dari sekolah ini yang jadi pelopor program pengaturan jam belajar anak di rumah. Di tingkat provinsi, peraturan daerahnya baru mau dirancang,” tutupnya.













