“Karena ada darah yang baru saja merintis, maka kami berpikir bahwa harus kita datangi mereka. Dan akan kelihatan potensi anak-anak muda jika sudah ada wadah untuk menampung dan mengasah anak-anak muda,” ungkapnya.
Inda berharap, semoga dengan kehadiran Teater Keliling di Ende ini, bisa menginspirasi dan memberikan warna baru dalam pementasan teater yang memang sesuai dengan budaya di Kabupaten Ende khususnya dan Flores pada umumnya.
Ketua Forum Taman Baca Masyarakat (TBM) Kabupaten Ende, Umar Hamdan sebagai penyelenggara kegiatan Teater Keliling menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Teater Keliling yang telah memilih Ende sebagai salah satu destinasi untuk mementaskan drama musikal Aku Chairil.
Menurutnya, teater merupakan salah satu praktik baik dari literasi. Untuk itu, praktik baik ini harus diaplikasikan bagi semua teman baca baik yang ada di desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Ende.
“Pementasan teater Aku Chairil pada malam hari ini sebenarnya praktik baik yang harus terus dihidupkan oleh para pegiat literasi yang ada di Kabupaten Ende ini,” ungkapnya.
Untuk diketahui bahwa, kehadiran Teater Keliling di Pulau Flores berkat kerjasama antara Ketua Forum Taman Baca Masyarakat NTT Polikarpus Do dan para Ketua Forum Taman Baca yang ada di Flores. Sebab, Teater Keliling merupakan mitra baik dari Forum TBM NTT.













