Ia juga membagikan beberapa tips sederhana yang dapat membantu penulis pemula dalam menyelesaikan cerita anak, salah satunya adalah konsistensi dalam menulis dan tidak takut untuk memulai dari hal-hal yang sederhana.
Marianus memberikan dorongan kepada para peserta untuk berani mengungkapkan ide-ide mereka dalam bentuk cerita. Setelah mendapatkan materi dari kedua narasumber, peserta diminta untuk membuat alur cerita anak secara singkat. Kegiatan praktek ini disambut dengan antusiasme yang tinggi. Sehingga dalam lokakarya ini, masing-masing peserta menghasilkan karya tulis singkat.
Lokakarya ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang pembelajaran, tetapi juga sebagai ruang untuk memperkuat kemampuan menulis cerita anak yang bisa diterbitkan secara mandiri oleh TBM, PKBM, dan komunitas literasi lainnya.
Dengan adanya acara seperti ini, diharapkan lahir lebih banyak karya literasi berkualitas yang mampu menginspirasi generasi muda, khususnya di wilayah NTT, yang terus berjuang dalam meningkatkan literasi di tengah tantangan yang ada.













