Sejauh ini, menurut hasil survei Indikator Politik Indonesia yang dilakukan pada 9-14 Juli 2024, nama Anita Jacoba Gah dari Partai Demokrat mengisi posisi teratas sebagai kandidat terkuat calon wakil gubernur NTT di Pilgub NTT 2024.
Pada simulasi 14 nama wakil gubernur dari hasil survei yang dilakukan lembaga survei yang dipimpin Prof Burhanuddin Muhtadi ini, Anita Gah berada di posisi teratas dengan perolehan 19,0 persen suara. Menyusul di posisi kedua Adrianus Garu dengan 15,0 persen. Sementara Anita Nidya Mahenu jauh tertinggal di posisi ketujuh dengan 3,0 persen.
Ada dua lagi nama-nama bakal calon wakil gubernur yang mencuat ke permukaan dalam konstalasi politik NTT belakangan ini, yakni Jane Natalia Suryanto dan Refafi Gah. Namun ternyata hasil survei menguak elektabilitas keduanya masih sangat kecil, yakni masing-masing di 2,9 persen dan 0,6 persen.
Ketika dilakukan pengerucutan tiga pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur, Ansy Lema yang diduetkan dengan Anita Gah selalu berada di posisi teratas.
Pada survei ini, Ansy Lema dan Anita Gah berhasil ada di posisi pertama dengan elektabilitas 33,4 persen. Disusul oleh pasangan Melki Laka Lena dan Anita Nidya Mahenu di posisi kedua dengan raihan elektabilitas 28,3 persen. Kemudian Simon Petrus dan Adrianus Garu menempati posisi ketiga di angka yang terpaut cukup jauh yakni 13,7 persen.
Bahkan ketika pasangan Melki diganti menjadi Gabriel Abdi Kesuma Beri Binna, pasangan Ansy Lema dan Anita Gah masih saja berada di posisi teratas. Pada simulasi ini Ansy Lema-Anita Gah meraih 30,7 persen suara, diikuti Melki Laka Lena-Gabriel Abdi yang turun jadi 28,1 persen, dan Simon Kamlasi-Adrianus Garu mendapat 13,8 persen.













