Terkait polemik status keanggotaannya, Domi menyampaikan apresiasi kepada PDI Perjuangan dan Partai Demokrat Kabupaten Ende yang telah mengusung dirinya bersama Yoseph Badeoda dalam Pilkada Ende.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa secara struktur partai, dirinya tidak pernah diberhentikan dari keanggotaan Partai Golkar.
“Baik dari DPD I maupun DPP, kami tidak pernah dikeluarkan. Sampai saat ini saya masih memiliki kartu tanda anggota (KTA) Partai Golkar yang aktif. Sementara dari partai lain, saya tidak memiliki KTA,” tegasnya.
Domi juga mengungkapkan alasan dirinya memilih terjun ke dunia politik. Ia mengaku, selama berkarier di birokrasi, ruang untuk menentukan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat masih terbatas.
“Dari permenungan saya, jalan satu-satunya adalah masuk politik dan ikut membesarkan Partai Golkar dengan melibatkan sebanyak mungkin kelompok masyarakat,” ungkapnya.
Menurutnya, Partai Golkar sebagai partai karya harus mampu hadir di tengah masyarakat dan berperan aktif dalam mencari solusi atas berbagai persoalan.











