RAKYATFLORES.COM | JAKARTA-Yohanis Fransiskus Lema atau Ansy Lema telah mengambil keputusan untuk mengundurkan diri dari posisinya sebagai anggota DPR RI pasca penerimaan Surat Tugas dari partainya, PDI Perjuangan, sebagai calon Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
“Sebagai kader PDI Perjuangan, Surat Tugas yang saya terima adalah suatu kepercayaan dan amanat yang luar biasa yang akan saya jawab dengan kerja nyata, kerja fokus, dan komitmen kuat. Semua itu tidak mungkin saya jalankan sepenuhnya, 100 persen, bila fokus saya masih terbagi pada tugas sebagai anggota DPR RI. Sebagai bukti komitmen utuh untuk NTT tersebut, saya telah putuskan untuk mundur dari kursi DPR RI,” urai Ansy Lema dalam keterangan tertulisnya yang diterima rakyatflores.com, Minggu 30 Juni 2024 malam.
Bukti keseriusan pilihan ditunjukkan pria yang akrab disapa Kaka Ansy ini dengan mengajukan pengunduran diri, tidak hanya dari posisi sebagai anggota DPR RI periode 2019-2024 yang tengah dijabatnya. Ansy menegaskan dia akan mundur dari posisi anggota DPR periode 2024-2029. Pasalnya, dia kembali terpilih sebagai anggota DPR RI hasil Pemilu Legislatif (Pileg) Februari 2024 lalu.
“Pengunduran diri ini telah saya konsultasikan dengan petinggi partai dan para senior di internal PDI Perjuangan. Selain itu, pengunduran diri pejabat publik saat telah resmi ditetapkan sebagai calon telah ditegaskan dalam Undang Undang Pilkada,” tandas Ansy.
Dengan demikian, Ansy menegaskan bahwa dia terjun langsung ke lapangan tanpa memanfaatkan fasilitas dan privelese sebagai anggota DPR RI. Dia pun akan menjalankan rangkaian sosialisasi program hingga kegiatan kampanye lainnya tanpa embel-embel acara ataupun kunjungan kerja.
Pada kesempatan yang sama, pria berdarah (Ende) Flores-Belu (Timor) ini juga mengucapkan terima kasih dan memohon izin kepada masyarakat Dapil NTT II yang telah memilihnya sebagai anggota DPR RI.











