RAKYATFLORES.COM | ENDE-Video yang mempertontonkan salah seorang bakal calon kepala daerah dari Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) yang melakukan protes terhadap Ketua DPD I Golkar NTT Emanuel Melkiades Laka Lena atau Melki Laka Lena viral di jagad media sosial beberapa hari belakangan ini.
Dalam video tersebut, bakal calon kepala daerah itu marah-marah dengan nada keras kepada Melki Laka Lena di Kantor DPD I Golkar NTT, Jumat 23 Agustus 2024 malam.
Meskipun diperhadapkan dengan situasi sulit tersebut, Melki Laka Lena terlihat sangat tenang. Ia bahkan tidak menunjukan sikap resnposif sedikitpun kepada politisi itu.
Viralnya video tersebut mendapat tanggapan yang beragam dari berbagai pihak yang menyayangkan penyebaran video itu. Salah satunya adalah Ketua Forum Peduli Masyarakat Kecil (FPMK) Kabupaten Ende, Djolan Rinda.
Djolan Rinda mengatakan, dirinya menyesalkan tindakan yang dilakukan oleh oknum penyebar video tersebut. Tindakan tersebut sebenarnya tidak boleh terjadi. Hal itu karena aksi protes yang dilakukan salah satu bakal calon kepala daerah merupakan dinamika biasa yang terjadi diinternal partai.
“Sebagai kader partai Golkar, kita sangat menyayangkan kenapa orang sangat senang mempertontonkan cara politik kotor yang menjatuhkan Abang Melki Laka Lena yang merupakan calon kuat Gubernur NTT. Video itu harusnya tidak boleh diekspose ke publik karena merupakan dinamika biasa yang terjadi di Partai Golkar,” ungkap Djolan Rinda kepada rakyatflores.com, Senin 26 Agustus 2024.













