Ansy dipakaikan pakaian adat Manggarai “Towe Todo”. Juga “Pase Sapu” (kepala berbungkus kain) simbol kesiapan saya mengemban tugas sebagai pemimpin, Calon Gubernur NTT.
“Terima kasih kepada teman-teman relawan, masyarakat, kader partai, ende ema ase ka’e momang daku atas sambutan yang begitu semarak, penuh antusiasme, kehangatan, dan cinta. Manggarai One Nai,” kata Ansy.
Massa yang berarak menuju Ruteng beberapa kali berhenti di jalan karena Ansy turun spontan menyapa masyarakat yang berdiri di pinggir jalan.
Selama kegiatan kunjungan di Ruteng, Ansy melakukan konsolidasi internal dengan kader-kader PDI Perjuangan Manggarai, menyerap aspirasi dari petani, peternak, dan nelayan di wilayah Pantura Manggarai, berdialog dengan milenial dan Gen Z, serta bersilaturahmi dengan tokoh agama dan berbagai paguyuban.
Ansy dijadwalkan akan berada di Ruteng selama beberapa hari, dan melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Manggarai Timur.













