Hal berbeda ada di Nasdem. Nasdem mengusung Siaga, tapi berdasarkan hasil survei pendukung terbesar justru mendukung Ansy-Jane. Oleh karena itu, walaupun Ansy-Jane kehilangan sedikit pendukung Hanura ,tapi mereka berhasil mencuri dukungan dari pendukung PSI yang ada di koalisi Melki-Johni dan juga mencuri suara Nasdem yang mendukung Siaga.
“Bisa jadi ini suatu variabel penting yang membuat progresifitas elektabilitas Ansy-Jane meningkat dan memimpin saat ini,” pungkas Rudi.
Pada simulasi tiga pasangan calon, pasangan Ansy-Jane menempati urutan pertama dengan persentase suara 36,6%. Lalu, pasangan Emanuel Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (Melki-Johni) pada posisi kedua dengan 27,4%, dan pasangan Simon Petrus Kamlasi-Andrianus Garu (Siaga) dengan 23,9%.











