Jika terpilih, Arton bertekad menjadikan semboyan “To’o Jogho Waga Sama” sebagai ruh kepemimpinannya. Semboyan yang berarti “bekerja bersama dalam semangat kebersamaan” ini diyakini menjadi kunci membangun desa.
“Pembangunan tidak bisa jalan kalau kita jalan sendiri-sendiri. Dengan semangat To’o Jogho Waga Sama kita duduk sama rendah, berdiri sama tinggi. Pemerintah desa, tokoh adat, pemuda, perempuan, semua harus dilibatkan,” tegasnya.
Ia melihat tantangan Desa Aeramo ke depan cukup besar. Mulai dari ekonomi, infrastruktur, air bersih, pendidikan, hingga menjaga marwah budaya. Karena itu diperlukan pemimpin yang mau turun langsung dan mendengar suara warga.
Bekal dari Dunia Jurnalistik
Selama ini, Arton dikenal sebagai wartawan Florespos.net Biro Nagekeo. Profesi jurnalistik itu yang membentuk cara pandangnya kritis, dekat dengan masyarakat, dan terbiasa mendengar langsung keluh kesah warga.
“Selama jadi wartawan, saya banyak belajar dari bawah. Saya lihat langsung persoalan di desa, saya dengar langsung suara masyarakat. Itu modal saya kalau nanti dipercaya jadi Kades,” katanya.











