“Wesa Wonga artinya menabur, dan berbuah lebat. Ini bukan hanya nama, tapi gerakan. Ini simbol bahwa perempuan Ende siap melangkah bersama—berdaya, berkarya, dan berdampak lebih luas,” ujarnya disambut tepuk tangan para hadirin.
Saat ini AWE telah menjangkau lebih dari 25.000 perempuan di lebih dari 100 negara. Kini, Ende menjadi salah satu titik penting dari jaringan global ini, karena telah lahir 36 pengusaha lokal perempuan yang diberdayakan sejak tahun 2023. Hal ini tentu dapat memperkuat posisi perempuan sebagai penggerak utama ekonomi lokal.
Ismi menutup malam tersebut dengan seruan penuh semangat. “Mari kita lanjutkan dukungan ini. Mari kita perluas jangkauan dampak. Mari kita terus menabur, agar kelak kita semua bisa memetik hasil dari buah yang lebat—dari perempuan-perempuan tangguh yang tak pernah berhenti bermimpi,” ungkapnya.













