RAKYATFLORES.COM | MBAY- Wakil Ketua I Komite II DPD RI Angelius Wake Kako, S.Pd., M.Si menantang Kampus Institut Nasional Flores (INF) untuk terlibat dalam program hilirisasi hasil pangan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Senator yang akrab disapa AWK mengatakan hal itu dalam Kuliah Umum di depan Civitas Akademika Institut Nasional Flores yang bertajuk Hilirisasi Pangan, Peningkatan Daya Saing dan Kesejahteraan Masyarakat NTT di Mbay, Kabupaten Nagekeo, Jumat 21 Maret 2025.
Angelo mengatakan program hilirisasi merupakan program yang dicanangkan oleh Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena sebagai salah satu cara dari Pemerintah Provinsi untuk menurunkan angka kemiskinan di NTT.
Menurutnya, jumlah penduduk NTT yang tergolong miskin mencapai 1,1 juta dari total penduduk sekitar 5,6 juta orang.
“Ini berarti ketika ada 5 orang NTT berkumpul, satu di antaranya adalah tergolong miskin”, ujarnya.
Lebih lanjut Angelo menjelaskan hilirisasi adalah proses pengembangan industri yang berorientasi pada peningkatan nilai tambah melalui pengolahan dan pemrosesan bahan baku menjadi produk yang lebih bernilai guna.













