ENDE, RAKYATFLORES.COM-Bupati Ende, Yosef Badeoda, mewacanakan pengalihan fungsi Pasar Potulando menjadi pusat penjualan seluruh jenis daging, termasuk daging babi (B2). Wacana tersebut disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Ende yang membahas pengambilan keputusan atas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 , Selasa 13 Agustus 2025.
Bupati Yosef menjelaskan, rencana ini didasari oleh kondisi Pasar Potulando yang semakin sepi pengunjung. Padahal, dulunya pasar tersebut dikenal sebagai pasar malam yang ramai aktivitas perdagangan.
“Pasar itu sudah semakin sepi. Kalau mau ramai, kita fokuskan untuk jual daging saja. Daging apa saja, termasuk daging babi,” ujarnya.
Menurut Yosef, meskipun akan ada penjualan daging babi, pemerintah akan menyiapkan area khusus yang tertutup agar tidak mengganggu pedagang daging lainnya.
“Di kota-kota besar, penjualan daging babi di pasar sudah biasa dan tidak menjadi masalah bagi masyarakat,” tambahnya.
Selain untuk menghidupkan kembali aktivitas di Pasar Potulando, wacana ini juga bertujuan menertibkan pedagang daging yang selama ini berjualan di pinggir jalan. Yosef menilai, penjualan daging di luar lokasi pasar justru mengganggu ketertiban.
“Jadi kita mau bangun tempat khusus jual daging, supaya pedagang daging babi yang selama ini berjualan di luar bisa terpusat di sana. Itu poinnya,” pungkasnya.













